EDUKASI SELF CARE BERBASIS INDEK MASSA TUBUH TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Dismenore adalah kondisi nyeri atau kram yang terjadi selama mestruas. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2023 sekitar 1.764.425 (90%) wanita menderita dismenore di dunia dari jumlah tersebut, 10%-16% dinyatakan mengalami dismenore yang tergolong berat. Untuk mengetahui pengaruh edukasi self care berbasis IMT di Pondok Pesantren Izatul Qur’an Lubai Ulu Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pra-eksperimental desain one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian yang di gunakan sebanyak 23 responden Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi berupa Multidimensional Scoring System (VMS) yang diisi responden sebelum dan sesudah intervensi diberikan. Berdasarkan uji statistik non parametri (Welcoxon) menunjukan nilai Z=-2,605 dengan p-value = 0,009 (p<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara edukasi self care sebelum dan sesudah edukasi self care dengan kecenderungan peningkatan self care setelah dilakukan edukasi. Terdapat sinifikan dalam edukasi self care terhadap penuruan tingkat nyeri dismenore dan indek massa tubuh pada remaja. Diharapkan dapat dijadikan refrensi dan bisa dikembangkan oleh peneliti selanjutnya salah satunya dengan melakukan penelitian tentang faktor aktivitas saat dismenore.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
Referensi
- Carolin, E., et al. (2022). Dampak dismenore terhadap aktivitas akademik remaja putri. Jurnal Kesehatan Remaja, 5(2), 134–142.
- Dedeh Husnayah, & Riyanto, A. (2022). Teori self care Orem dalam praktik keperawatan. Salemba Medika.
- Juliatin. (2024). Faktor risiko obesitas pada remaja dan hubungannya dengan gangguan menstruasi. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 10(1), 22–30.
- Mariana, S., & Dari, R. (2023). Hubungan indeks massa tubuh dengan dismenore pada siswi SMKS Keluarga Bunda Jambi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2), 77–83.
- Nuraini, S., dkk. (2021). Hubungan usia menarche dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(3), 120–128.
- Oktorika, P., Indrawati, & Sudiarti, P. E. (2020). Hubungan indeks massa tubuh dengan skala nyeri dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 2 Kampar. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(2), 90–98.
- Ramadani, F. N. (2023). Self care practice dalam mengatasi nyeri haid pada remaja putri di Pondok Pesantren. Jurnal Kesehatan Remaja, 4(2), 100–110.
- Raniyati, W. O., et al. (2023). Hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian dismenore. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(3), 201– 208.
- Saadah, R., et al. (2021). Dampak sosial- ekonomi dismenore pada perempuan usia produktif. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 6(2), 44–50.
- World Health Organization. (2023). Adolescent reproductive health report 2023. WHO.
- Wrisnijati, D., et al. (2019). Prostaglandin dan mekanisme nyeri pada dismenore. Jurnal Fisiologi Kedokteran, 5(3), 155–161.
- Wulandari, Y., et al. (2022). Edukasi self care berbasis indeks massa tubuh untuk mengurangi nyeri dismenore. Jurnal Keperawatan Reproduksi, 10(1), 45–53.