PERSEPSI TENTANG MITOS DAN PANTANGAN MAKANAN SELAMA KEHAMILAN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA JAWA

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Fifi Nur Fathonah
Yektiningtyastuti Yektiningtyastuti

Abstrak

Kehamilan merupakan proses fisiologis yang kompleks dan memerlukan perhatian khusus, agar kehamilan dapat berlangsung normal tanpa penyulit dan komplikasi. Salah satu perhatian khusus pada kehamilan adalah pemenuhan status nutrisi ibu hamil guna mendukung pertumbuhan janin. Saat ini masih banyak ditemukan ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) akibat pola makan yang dipengaruhi oleh mitos dan pantangan makanan dalam Budaya Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi ibu hamil tentang mitos dan budaya pantangan makanan selama kehamilan dalam perspektif Budaya Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel 34 ibu hamil. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk mengukur persepsi ibu hamil tentang mitos dan budaya pantangan makanan yang valid (r = 0,507 – 0,822) dan reliabel (?-Cronbach = 0,926). Analisis data univariat hasil penelitian menunjukkan 55,9% ibu hamil memiliki persepsi positif dan 44,1% memiliki persepsi negatif. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa masih cukup banyak (44,1%) ibu hamil di Desa Lesmana Kabupaten Banyumas yang memiliki persepsi negatif tentang mitos dan pantangan makanan. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya KEK pada ibu hami di Desa Lesmana. Diperlukan edukasi kesehatan atau konselinguntuk meluruskan mitos dan pantangan untk meningkat.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Referensi

  1. Sumarni, Bohari Nurul Hidayah, and Haerani, “Manajemen Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny ”S” denganNyeri Punggung di Wilayah Kerja Puskesmas Lasepang KabupatenBantaeng,” J. Midwifery, vol. 5, no. 1, pp. 21–26, 2023, doi: 10.24252/jmw.v5i1.35370.
  2. Y. Purwaningrum, “Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gizi dengan Kejadian Anemia Selama Kehamilan,” J. Kesehat., vol. 5, no. 2, pp. 88–93, 2017, doi: 10.25047/j-kes.v5i2.52.
  3. Ni Made Risma Dewi, Riski Oktafia, and Eny Hernani, “Penerapan Edukasi Kesehatan Tentang Kebutuhan Nutrisi Pada Ibu Dengan Kehamilan Anemia,” J. Sains dan Kesehat., vol. 7, no. 1, pp. 84–92, 2023, doi: 10.57214/jusika.v7i1.281.
  4. R. T. Ambar Kusuma Dewi, Dary, “Status Gizi dan Perilaku Makan Ibu Selama Kehamilan Trimester Pertama,” J. Epidemiol. Kesehat. Komunitas, vol. 6, no. 1, pp. 135–144, 2021.
  5. D. A. Stallaza, “Hubungan Pantangan Makanan Terhadap Risiko Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil,” J. Med. Hutama, vol. 02, no. 01, pp. 278–286, 2020, [Online]. Available: http://jurnalmedikahutama.com.
  6. A. K. B. Yuniar and S. Fatmawati, “Gambaran Karakteristik Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (Kek) Dan Dukungan Suami Di Wilayah Surakarta,” J. Ilm. Ilmu Kesehat., vol. 1, no. 4, pp. 248–256, 2023, doi: 10.31004/jiik.v1i4.20249.
  7. Kementrian Kesehatan, Profil Kesehatan Indonesia 2023. 2023.
  8. Dinkes Jateng, Profil Kesehatan Jawa Tengan Tahun 2023. 2023.
  9. Dinkes Banyumas, Profil Kesehatan Kabupaten Banyumas 2023. 2023.
  10. L. Firdausi and E. Mulyadi, “Hubungan Budaya dan Pengetahuan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Trimester I di Daerah Pesisir,” SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri), vol. 5, no. 2, pp. 64–71, 2022, doi: 10.31102/bidadari.2022.5.2.64-71.
  11. T. Suhandoyo and D. Susanti, “Gambaran Persepsi Ibu Hamil tentang Mitos Kehamilan,” J. Cent. Res. Publ. Midwifery Nurs., vol. 2, no. 2, pp. 45–51, 2018, doi: 10.36474/caring.v2i2.56.
  12. M. Rifah, “Hubungan Praktik Budaya Pantang Makan Pada Saat Hamil Dengan Kejadian Preeklamsia Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamanan Kabupaten Bondowoso,” vol. 65, p. 124, 2022.
  13. W. Irmawati, “Reinterpretasi Filosofis Mitos Seputar Kehamilan dalam Masyarakat Jawa di Surakarta: Dari Imajinatif Kreatif Menuju Filosofis yang Dinamis,” BUANA Gend. J. Stud. Gend. dan Anak, vol. 2, no. 2, 2018, doi: 10.22515/bg.v2i2.1097.
  14. N. P. Murniasih et al., “Perilaku Perawatan Kehamilan Dalam Perspektif Budaya Jawa Di Desa Kaliori Kecamatan Kalibagor Prenatal Care Behavior in Javanese Culture Perspective in Kaliori Village, District of Kalibagor,” vol. 8, no. 1, pp. 56–66, 2016.
  15. R. Diana, R. D. Rachmayanti, F. Anwar, A. Khomsan, D. F. Christianti, and R. Kusuma, “Food taboos and suggestions among Madurese pregnant women: a qualitative study,” J. Ethn. Foods, vol. 5, no. 4, pp. 246–253, 2018, doi: 10.1016/j.jef.2018.10.006.
  16. S. R. Prihandini, W. Pujiastuti, and T. P. Hastuti, “Usia Reproduksi Tidak Sehat Dan Jarak Kehamilan Yang Terlalu Dekat Meningkatkan Kejadian Abortus Di Rumah Sakit Tentara Dokter Soedjono Magelang,” J. Kebidanan, vol. 5, no. 10, pp. 47–57, 2016.
  17. H. Muthoharoh, “Persepsi Ibu Hamil Tentang Budaya Dan Mitos Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Padangan Kabupaten Bojonegoro,” vol. 7, no. 2, p. 2015, 2015.
  18. M. Rifah, A. Azza, and S. Kholifah, “Hubungan Praktik Budaya Pantang Makan Pada Saat Hamil Dengan Kejadian Preeklamsia Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamanan Kabupaten Bondowoso,” 2022. [Online]. Available: http://repository.unmuhjember.ac.id/14316/.
  19. S. M. Selvia Talita Ayu, Dr. Yektiningtyastuti, S.Kp, M.Kep, “Persepsi ibu hamil,” Persepsi ibu hamil tentang perawatan kehamilan dalam Perspekt. Budaya Jawa di Desa Kertayasa Kec. Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, 2024.
  20. R. Dwikanthi, J. Darwanty, and R. Dumilah, “Paritas Mempengaruhi Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan,” J. Ris. Kesehat. Poltekkes Depkes Bandung, vol. 12, no. 2, pp. 340–347, 2020, doi: 10.34011/juriskesbdg.v12i2.1785.
  21. B. A. Chahyanto and A. Wulansari, “Aspek Gizi Dan Makna Simbolis Tabu Makanan Ibu Hamil Di Indonesia,” J. Ekol. Kesehat., vol. 17, no. 1, pp. 52–63, 2018, doi: 10.22435/jek.17.1.140.52-63.
  22. P. F. W, Buku Ajar Gizi dan Diet - Google Buku. 2020.
  23. A. Fadlilah, E. Susanto, W. Wahyuni, H. Muthoharoh, and I. Susila, “Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil di Desa Dradah,” J. Community Engagem. Heal., vol. 5, no. 2, pp. 218–223, 2022, doi: 10.30994/jceh.v5i2.424.
  24. P. H. H. Fabella Elisa Cahyaningtyas, “Makanan pedas saat hamil menyebabkan bayi kepedesan,” Persatuan Obstetri Genecologi Iindonesia, 2025. .
  25. E. M. Karmadani and Y. Yektiningtyastuti, “Identifikasi Faktor Penentu Prevalensi Stunting,” J. Kesehat. Poltekkes Tanjungkarang, vol. 7751, no. April, pp. 161–170, 2025.