HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PENCEGAHAN ISPA PADA ANAK BALITA

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Sherly Widianti
Desi Indra wati

Abstrak

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama kesakitan pada anak balita dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Peran ibu sebagai pengasuh utama sangat menentukan keberhasilan upaya pencegahan ISPA melalui pengetahuan dan sikap yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pencegahan ISPA pada anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sosial Kota Palembang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (54,10%), sikap negatif (54,10%), dan pencegahan ISPA dalam kategori baik (57,38%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan pencegahan ISPA (p=0,002) serta antara sikap ibu dengan pencegahan ISPA (p=0,002). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu berhubungan signifikan dengan upaya pencegahan ISPA pada anak balita.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Referensi

  1. Afriani, B. (2020) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita’, Cendekia Medika, 5(1), pp.1–15.Available at: https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v5i1.8
  2. Amiruddin, Anasril, Maryono, & Gustini, S. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Tindakan Pencegahan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Anak Balita. Jurnal Sosial Sains, 2(10), 1144–1150. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v2i10.500
  3. Asa, F. (2023). ISPA pada Anak yang Harus Orangtua Waspadai (T. Elementa (ed.)). Jakarta: Elementa Media.
  4. Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan, 2003 https://sumsel.bps.go.id/id/statistics-table/2/MzY4IzI=/jumlah-kasus-penyakit-menurut-jenispenyakit.html.
  5. Badrya (2022) ‘Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Puri’, 1(1), pp. 21–26.
  6. Darsini, Fahrurrozi, & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan?; Artikel Review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 97.
  7. Delianti, N., Fajri, N., Sriasih, N. K., Septiana, N., Faridah, Rahayuningsih, S. I., Juwita, R., Fazrina, A., Harini, R., & Nabilah, I. (2023). Buku Ajar Keperawatan Anak https://www.google.co.id/books/edition/BUKU_AJAR_KEPERAWATAN_ANAK/HtvbEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0.
  8. Hardani, dkk. 2020. Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogjakarta: CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.
  9. Hartono. R. (2012). Gangguan Pernafasan Pada Anak : ISPA. Yogyakarta : Nuha Medika.
  10. Hartono, R., & Rahmawati, D. (2016). Gangguan Pernapasan Pada Anak: ISPA (2nd ed.). Yogyakarta: Nuha Medika.
  11. Imran, M. I. K., Inshafi, M. U. A., Sheikh, R., Chowdhury, M. A. B., & Uddin, M. J. (2019). Risk factors for acute respiratory infection in children younger than five years in Bangladesh. Public health, 173, 112-119.
  12. Israfil, Arief, Y. S., & Krisnana, I. (2019). Analisis Faktor Yang berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Berdasarkan Teori Florence Nightingale Di Wilayah Kerja Puskesmas Alak Kota Kupang NTT, 1–10. Retrieved from https://e-journal.unair.ac.id/IJCHN/article/view/11907/6827.
  13. Kemenkes RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. In Laporan Nasional Riskesdas 2018 (Vol. 53, Issue 9, pp. 154–165).http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMKNo.57Tahun2013 tentangPTRM.pdf.
  14. Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id
  15. Lestari, Yuli., Ida Subardiah., & Richta Puspita Haryanti. (2022). Keperawatan Anak 1. Yogyakarta: CV. Pustaka Indonesia
  16. Mardiah, W., Mediawati, A. S., & Setyorini, D. (2017). Pencegahan Penularan Infeksi pernapasan Akut dan Perawatannya Pada balita Di Rumah Di Kabupaten Panggandaran. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat ISSN 1410 – 5675, 6(3), 258–261. http://jurnal.unpad.ac.id/dharmakarya/article/view/14853
  17. Mubarak, W. I. (2011). Promosi Kesehatan: Sebuah Pengantar Proses Belajar Mengajar dalam Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  18. Niki, I. (2019). Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarga Terhadap Upaya Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Jurnal PROMKES, 7(2), 182. https://doi.org/10.20473/jpk.v7.i2.2019.182-192.
  19. Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
  20. Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
  21. Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
  22. Notoatmodjo, Soekidjo (2015). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
  23. Nursalam. 2015. Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis, Ed.5. Jakarta : Salemba Medika.
  24. Padila, P., Febriawati, H., Andri, J., & Dori, R. A. (2019). Perawatan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita. Jurnal Kesmas Asclepius, 1(1), 25–34. https://doi.org/10.31539/jka.v1i1.526
  25. Qotimah, & Wahyuningtya, T. E. (2021). Hubungan Status Gizi dan Asap Rokok dengan Kejadian ISPA Pada Anak Umur 1-3 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Pujon. Jurnal Ilmiah Obstetri Gynekologi Dan Ilmu Kesehatan, 8(2), 14–25.
  26. Rachmawati, W. (2019). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. wineka media.
  27. Rika, S., Lestari, S., Rahmasari, D., Marhayati, N., Kusumawati, Ati, Nisa, & Khoerotun, P. (2018). Buku Peran.pdf (pp. 64–65).
  28. Rizky, Nerinda. (2018). Pengetahuan dan Ilmu. https://www.researchgate.net/publication/327301891_PENGETAHUAN_DAN_ILMU
  29. Saleh, A. (2020). Psikologi sosial. IAIN parepare nusantara press.
  30. Sarpini, R. (2016). Anatomi Dan Fisiologi Tubuh Manusia Untuk Paramedis (IV). Jakarta: In Media.
  31. Situmorang, H., Edy, J., Pakpahan, S., Tinggi, S., & Kesehatan, I. (2022). Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tindakan Batuk Efektif Pada Pasien ISPA di Puskesmas Darusalam berkembang dimana penyakit ISPA masih diharapkan akan dapat meningkatkan upaya penting untuk terbentuknya tindakan keluarga tentang ISPA ( Notosoedirdjo da. Jurnal Keperawatan Flora, 15(1), 92–98.
  32. Sofia. (2017). Faktor Risiko Lingkungan Dengan kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Jurnal AcTion: Aceh Nutrition Journal, 2(1), 43–50. https://doi.org/P-ISSN?: 2527-3310.
  33. Sukarto, Riska Cahya W., Amatus Yudi Ismanto., & Michael Y Karundeng. (2016). Hubungan Peran Orang Tua Dalam Pencegahan Ispa Dengan Kekambuhan Ispa Pada Balita Di Puskesmas Bilalang Kota Kotamobagu. Jurnal Keperawatan, 4(1), 1–6.
  34. Syahza, A. 2021. Metodologi Penelitian. Pekanbaru: UR Press Pekanbaru
  35. Ulita, I. M., Mada, U. G., Judijanto, L., Paskaria, I., Mada, U. G., Sari, M., & Baiturrahmah, U. (2024). Keperawatan anak. November.
  36. Umar, S. J., Sakka, A., & Paridah. (2017). Evaluation Disease Control Program Implementation Of Acute Respiratory Infection (ARI) In Kolaka Publi Health Center Of Kolaka Sub-District In 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa.