PENGARUH TERAPI ISOMETRIC HANDGRIP EXERCISE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

R.A Fadila
Ary Izwar Romansyah

Abstrak

Hipertensi atau tekanan darah tinggi jika pembuluh darah lebih dari (140/90 mmHg). Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hipertensi mempengaruhi 1,28 miliar orang di seluruh dunia antara usia 30 dan 79 tahun. Tujuan penelitian diketahui pengaruh terapi isometric handgrip exercise terhadap tekanan darah pada lansia dengan  hipertensi di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2024. Metode penelitian menggunakan pra eksperimen (Pre Exsperimental designs) dengan pendekatan One Group Pretest Postest. Populasi pada penelitian ini adalah semua lansia yang menderita hipertensi di Puskesmas Pembina Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi tekanan darah sistolik sebelum intervensi sebagian besar mengalami hipertensi sedang sebanyak 21 responden (70%) sedangkan setelah intervensi sebagian besar mengalami hipertensi ringan sebayak 22 responden (73,3%). Distribusi frekuensi tekanan darah diastolik sebelum intervensi sebagian besar mengalami hipertensi berat sebanyak 13 responden (43,3%) dan setelah intervensi sebagian besar mengalami hipertensi ringan sebanyak 16 responden (53,4%). Hasil uji statistik ada pengaruh terapi isometric handgrip exercise terhadap tekanan darah sistolik (p.value = 0,000) dan tekanan darah diastolik (p.value = 0,000) pada pasien hipertensi di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2025. Saran diharapkan dapat mengembangkan kebijakan untuk menerapkan kegiatan isometric handgrip exercise sebagai salah satu terapi non farmakologi untuk pasien dengan hipertensi selain terapi obat-obatan yang selama ini diberikan untuk penderita hipertensi.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Referensi

  1. Ainurrafiq et al. (2019). Terapi Non Farmakologi dalam Pengendalian Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: Systematic Review. Mppki, 2(3), 192–199. https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3
  2. Andri, J., Waluyo, A., Jumaiyah, W., & Nastashia, D. (2018). Efektivitas Isometric Handgrip Exercise dan Slow Deep Breathing Exercise terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 2(1), 371–384. https://doi.org/10.31539/jks.v2i1.382
  3. Dinkes Prov Sumsel. (2022). Membangun Sumsel Yang Sehat Sumsel Yang Maju Untuk Semua. Profil Kesehatan Provinsi Sumsel 2021, 259. www.dinkes.sumselprov.go.id.
  4. Jehani, Y., Hepilita, Y., & Krowa, Y. R. R. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Pada Usia Dewasa Menengah Di Wilayah Kerja Puskesmas Wangko Kecamatan Rahong Utara Tahun 2022. Jwk, 7(1), 21–29.
  5. Kemenkes. (2019). Hipertensi penyakit paling banyak diidap masyarakat. Kementerian Kesehatan RI, 1. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20190517/5130282/hipertensi-penyakit-paling-banyak-diidap-masyarakat/%0
  6. Ogbutor, G. (2019). Isometric Handgrip Exercise Training Attenuates Blood Pressure in Prehypertensive Subjects at 30% Maximum Voluntary Contraction. Nigerian Journal of Clinical Practice, 22, 1070–1077. https://doi.org/10.4103/njcp.njcp
  7. Rahmawati, E., Dewi, A., & Sari, N. K. (2018). Perbandingan Isometric Handgrip Exercise dan Jalan Kaki Terhadap Tekanan Darah Sistolik dan Tekanan Darah Diastolik Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan Notokusumo, 4(1), 12–23. http://jurnal.stikes-notokusumo.ac.id/index.php/jkn/article/view/66
  8. Rukanda, A. P. P. (2022). Analisis Intervensi Isometric Handgrip Exercise Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Rumah Sakit PELNI JAKARTA.
  9. Yanti, D. A., Syatriawati, Markus, I., Ginting, J. I. B., & Rizkia, D. (2021). Isometric Handgrip Therapy Workshop on Blood Pressure in Hypertension Patients. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 406–411.
  10. WHO. (2023). Hypertension. May, 4–7.
  11. Zainuddin, R. N., & Labdullah, P. (2020). Efektivitas Isometric Handgrip Exercise dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 615–624.