HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH TERHADAP RISIKO JATUH PADA LANSIA

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Leni Wijaya
Rissa Dwi Agustin

Abstrak

Risiko jatuh pada lansia cenderung meningkat seiring bertambahnya usia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor intrinsik maupun ekstrinsik. Faktor lingkungan merupakan salah satu determinan penting yang berkontribusi terhadap terjadinya risiko jatuh pada lansia. Secara global, diperkirakan sekitar 684.000 kematian setiap tahun disebabkan oleh kejadian jatuh. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh anggota yang hadir dan mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Klinik Pratama 3F Prabumulih sebanyak 47 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 28 lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 14 responden (50,0%) memiliki risiko jatuh sedang, 10 responden (35,7%) tidak berisiko jatuh, dan 4 responden (14,3%) memiliki risiko jatuh tinggi. Kondisi lingkungan rumah yang tidak aman ditemukan pada 18 responden (64,3%), sedangkan lingkungan aman pada 10 responden (35,7%). Analisis bivariat menunjukkan nilai p-value sebesar 0,014 (p ? 0,05), yang menandakan adanya hubungan antara kondisi lingkungan rumah dengan risiko jatuh pada lansia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan meningkatkan pengetahuan keluarga lansia mengenai standar lingkungan rumah yang aman guna menurunkan risiko jatuh dan mencegah dampak fatal pada lansia.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Referensi

  1. Ariyanti, R. (2023). Pengelolaan Data Screening Risiko Jatuh Pada Lansia. Selaparang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 07(01).
  2. BKKBN (2020). Gangguan Keseimbangan dan Risiko Jatuh Pada Lanjut Usia. Retrieved from Golantang BKKBN website: https://golantang.bkkbn.go.id/gangguan keseimbangan-dan-risiko-jatuh- pada-lanjut-usia
  3. Buyle, M., Jung, Y., Pavlou, M., Gonzalez, S. C., & Bamiou, D. E. (2022). The Role of Motivation Factors in Exergame Interventions for Fall Prevention in Older Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis. Frontiers in Neurology, 13, 5–7. https://doi.org/10.3389/fneur.2022.903673
  4. Darayana, F., Mayasari, P., & Rachmah. (2022). Pelaksanaan Pencegahan Insiden Risiko Jatuh Pada Pasien Bedah Wanita Di Rumah Sakit: Suatu Studi Kasus. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 1(2), 91–95. https://jim.usk.ac.id/FKep/article/vie w/20061/989
  5. Ervianta Widya, Lilik Sigit Wibisono, Fitratun Najizah, Ni Kadek Krisna Dwi Patrisia, & Lulu’ah Feby Purwanti. (2023). Penyuluhan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Masyarakat Pudak Payung. ASPIRASI : Publikasi Hasil Masyarakat, 1(5), Pengabdian Dan https://doi.org/10.61132/aspirasi.v1i5.320 Kegiatan 84–88.
  6. Muladi, A., Septiani, T. S., Sri, L., Saka. S. (2023). Tingkat Keaman Lingkungan Terhadap Risiko Jatuh Pada Lansia Di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta. 5, 18-25.
  7. Nikitina. E.A., (2024). 1. A House for an Elderly Person: about Safety and More. ?elovek, 10.31857/s0236200724050069
  8. Setiawan, A. H., Hasina, S. N., Bistara, D. N., Mukti, P., Winoto, P., Nurjannah, S., Keperawatan, D., Keperawatan, F., Kebidanan, D., Nahdlatul, U., & Surabaya, U. (2024). PENGUATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN JATUH MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI MALAYSIA. In Communnity Development Journal (Vol. 5, Issue 4).
  9. Shu, F., & Shu, J. (2021). An Eight-Camera Fall Detection System Using Human Fall Pattern Recognition Via Machine Learning by a Low-Cost Android Box. Scientific Reports, 11(2471),1-17. https://doi.org/https://doi.org/10.1038/s41598-021-81115-9
  10. Sitorus, R. S. (2020). HUBUNGAN FAKTOR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK DENGAN RISIKO JATUH LANSIA. Jurnal Maternitas Kebidanan, 5(1), 48–55.
  11. Solihin, A. H., Maryani, D., & Fikriana, B. (2023). HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA (Vol. 10, Issue 2).
  12. Tavan & Azadi. (2024). 3. The frequency of fall, fear of fall and its related factors among Iranian elderly: A systematic review and meta-analysis. International Journal of Africa Nursing Sciences, doi: 10.1016/j.ijans.2024.100660
  13. Ukpene, C. P., & Contreras, N. A. (2024). Ageing in Place: Ensuring Home Safety and Adaptations for the Well-Being of Seniors. Journal of Nursing Research, Patient Safety and Practice. doi: 10.55529/jnrpsp.41.15.29.
  14. Widowati, D. T., Nugraha, S., Robiatul, A., Program, A., Masyarakat, S. K., & Kesehatan, I. (2022). Hubungan Faktor Risiko Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Jatuh Pada Lansia di Kota Bandung Tahun 2022. In Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) e-ISSN (Vol. 6, Issue 2). http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/jukmas
  15. Wijayanti, Nabhani, & Win Andrian. (2022). Gambaran Pengetahuan Risiko Jatuh Dan Kepatuhan Perawat Tentang Manajemen Risiko Jatuh. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 1(2), 98 103.
  16. WHO. (2020). Decade of Healthy Ageing.
  17. WHO. (2021). Strategies for Preventing and Managing Falls Across the Life-Course. https://www.who.int/publications-detail-redirect/978924002191-4
  18. WHO (2021). World Report On Ageing And Health.