PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR DENGAN METODE SIMULASI TERHADAP KETERAMPILAN MAHASISWA

Main Article Content

admin
Apriani
Abdul Syafei

Abstract

Kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi di mana saja, kapan saja dan sudah menjadi tugas dari petugas kesehatan untuk menangani masalah tersebut. Serangan jantung mendadak menjadi penyebab utama kematian di luar rumah sakit dan di rumah sakit. Kematian terjadi biasanya karena ketidakmampuan petugas kesehatan untuk menangani penderita pada fase gawat darurat (Golden  Period). Ketika pasien segera menerima Bantuan Hidup Dasar, pasien tersebut memiliki kesempatan hidup yang lebih mungkin terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang Bantuan Hidup Dasar dengan metode simulasi terhadap keterampilan  mahasiswa STIK Siti Khadijah Palembang. Desain penelitian ini menggunakan pre eksperiment dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11 – 16 November 2019. Sampel pada penelitian ini berjumlah 68 responden dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar checklist dari American Heart Association tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang Bantuan Hidup Dasar dengan metode simulasi terhadap keterampilan mahasiswa dengan p value = 0.000. Diharapkan mahasiswa mampu mengaplikasikan pertolongan pertama pada pasien dengan henti nafas dan henti jantung dengan tindakan Bantuan Hidup Dasar ketika menemukan korban dalam kondisi tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

American Heart Association. 2015. Highlights of the 2015 American Heart Association Guidelines Update for CPR and ECC.

Fatmawati, et al., 2019. Efektifitas Edukasi Basic Life Support Dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang D.III Stikes Yarsi Mataram Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda ,Volume 7, Nomor 1 Juni 2019

Fauziah, DKK. (2017). Penggunaan Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri. GASTER : 15(2). Hal. 204-
213.

Frame. (2010). PHTLS: Basic and Advanced Prehospital Trauma Life Support. Jakarta: EGC.

Hadisman. (2014). Gawat Darurat Medis Praktik. Yogyakarta: Gosyen Publishing

Hidayat, Aris Wahyu, 2015. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Remaja Tentang Bantuan Hidup Dasar (Bhd). Bachelor Thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Notoatmodjo, 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta

Nugroho, Tamara & Kirana, 2016. Teori Asuhan Keperawatan Gawat Darurat. Yogyakarta : Nuha Medika

Pusponegoro, A. D. 2010. Basic Trauma Life Support & Basic Cardiac Life Support. Jakarta : YAGD 118.

Sudiharto & Sartono. 2011. Basic Trauma Cardiac Life Support. Jakarta: CV. Sagung Seto

Sukiman, 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani

Turambi, 2016. Pengaruh Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Siswa kelas XI Dan XII SMA Negeri 2 Langowan.

Wissenberg, M. et al., 2013. Association of national initiatives to improve cardiac arrest management with rates of bystander intervention and patient survival after out-of- hospital cardiac arrest. Jama, 310 (13), pp. 1377–84. Available at: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubm ed